Friday, November 4, 2016

Paud Anyelir Session 2 - Michelle (2001539221)

Kelompok 1 Kelas LB32
Matakuliah Character Building : Pancasila
Binusian 2020

Ketua Kelompok              :
2001550672 - I Gusti Ayu Laksmi

Anggota Kelompok         :
2001539221 - Michelle (penulis)                
2001541674 - Ariana Savira Rachmayanti
2001543396 - Indira Prameswari Adrianto
2001547311 - Adinda Prisilia
2001552702 - Stephanie Christabella

Lokasi PAUD                      : Jl.Kemanggisan Ilir II No.9 RT.006/07, PALMERAH, JAKARTA BARAT

Jadwal PAUD                     : Pk 10.00 – 12.00 WIB

Kegiatan PAUD                 : Mengenalkan huruf
                                                 -  Tema  :   Huruf N

Jumlah Anak                      : 19 anak

                Pada hari yang sama dengan session 1, kami melanjutkan session yang ke 2 mengajar kelompok A yang berusia 4-5 tahun di Paud Anyelir. Seperti pada sesi pertama, pelajaran dimulai dengan dibacakannya doa oleh Ibu Ani. Anak-anak pada sesi ke-2 setahun lebih muda dari sesi pertama sehingga lebih pemalu dan kurang dapat mengekspresikan diri mereka di depan banyak orang yang tidak dikenal. Karena anak-anak yang masih canggung dan diam terhadap kami, Ibu Ani mengajak mereka untuk bernyanyi “Pak Tani”, meskipun begitu anak-anak masih belum dapat membuka diri terhadap kami.
Ibu Ani dan anak-anak bernyanyi "Pak Tani"


      Kami pun memperkenalkan diri kami terhadap anak-anak Paud kelompok A.  Pada sesi ini, kami diminta untuk mengenalkan angka “N” kepada anak-anak. Saya, Adinda dan Stephanie pun memulai dengan menerangkan huruf N besar dan n kecil di papan tulis.
Kami memperkenalkan diri kepada anak-anak

Kemudian kami membagikan buku cetak milik anak-anak agar mereka dapat mempraktekan cara menulis huruf n. Hampir semua anak mau berpartisipasi dalam belajar menulis huruf n, namun ada anak yang kurang berminat mengerjakan tugas kami berikan. Pada akhirnya kami berhasil membujuk anak tersebut untuk ikut mengerjakan tugas.
Kami membagikan buku cetak kepada anak-anak

            Semua  anak dapat menulis dengan baik dengan bantuan garis putus-putus di buku cetak namun kebanyakan mereka kesulitan untuk  menulis tanpa garis bantu. Oleh karena itu, kami pun mengawasi setiap anak yang kesulitan dalam menulis dan membantu setiap anak menulis.
Saya membujuk salah satu anak untuk menulis huruf n tanpa garis bantu
Dinda membantu salah satu anak menulis
Suasana anak-anak yang serius belajar menulis

Setelah setiap anak menyelesaikan tugasnya menulis huruf n, kami pun mengumpulkan buku cetak mereka dan memasuki jam istirahat pada Pk 11.00 WIB.
Saya dan anak-anak bermain saat jam istirahat

Ariana dan ayu bermain dengan anak-anak pada jam istirahat

Pada Pk 11.20 WIB kami pun melanjutkan kegiatan belajar dengan mewarnai gambar-gambar hewan, yakni hewan ternak, hewan buas, dan hewan peliharaan.  Anak-anak pun dengan semangat mewarnai gambar-gambar yang kami sediakan, meskipun ada beberapa anak yang berebut untuk mewarnai gambar kucing.
Suasana seru anak-anak saat mewarnai

Anak-anak yang dengan semangat mewarnai

           Setelah waktu menunjukan Pk 12.00 WIB, kami pun mengumpulkan seluruh gambar yang telah diwarnai anak-anak murid yang kami ajarkan. Setelah doa kami pun pulang.

Kondiri murid- murid : Anak- anak pada sesi siang ini cenderung lebih pasif, karena usia mereka yang lebih kecil sehingga mereka lebih curiga terhadap orang yang tidak dikenal. Meskipun begitu, anak-anak dapat  lebih membuka hati terhadap kami setelah kami bermain dengan mereka pada jam istirahat. Kebanyakan anak masih belum dapat dengan baik menulis huruf n tanpa garis bantu  namun hampir semua anak memiliki kemauan untuk belajar menulis, kecuali satu anak yang harus diyakinkan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Semua anak sangat menyukai jam mewarnai dan berpartisipasi aktif.


Nilai Pancasila yang diterapkan :
1. Sila pertama - Ketuhanan Yang Maha Esa,
sebelum memulai, menutup kegiatan belajar mengajar serta pada saat istirahat dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu .

2. Sila kedua - Kemanusiaan yang adil dan beradab,
kami turut berpartisipasi aktif dalam melakukan kegiatan kemanusiaan yang menegakkan salah satu HAM mereka, yakni mengajar anak-anak di paud yang memiliki hak mendapatkan pendidikan.

3. Sila ketiga - Persatuan Indonesia,
dengan perbedaan latar belakang budaya dan agama, baik dari kelompok kami yang terdiri beragam suku, agama namun tetap dapat bersatu untuk mengajar dan bermain dengan anak-anak yang  juga berbeda latar belakang dengan beberapa anggota kami, Michelle dan Stephanie yang beragama Kristen dan Ayu yang beragama Hindu.

4. Sila keempat - Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan  dalam permusyawaratan perwakilan,
pada sila ini kami telah, teman saya stephanie  telah mengajarkan anak-anak untuk sepakat pada suatu masalah (musyawarah untuk mufakat) ketika mereka ingin mewarnai gambar dan banyak anak yang menginginkan gambar kucing, stephanie memberi tahu anak-anak untuk melakukan hompimpa dan yang menang akan mendapatkan gambar kucing. Ketika salah satu temannya menang, meskipun dengan wajah cemberut mereka mau menerima kekalahannya dan mengambil gambar lain.

5. Sila kelima - Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,
 Kami mengajar  dengan menerapkan sila kelima yaitu keadilan, dengan tidak membeda-bedakan setiap anak yang kami ajar. Stephanie juga mengajarkan keadilan kepada anak-anak dengan memberikan gambar kucing pada anak yang menang homimpa, tanpa pilih kasih,


No comments:

Post a Comment