Kelompok 1 Kelas LB32
Matakuliah Character Building : Pancasila
Binusian 2020
Anggota :
1. (2001539221) Michelle
2. (2001541674) Ariana Savira Rachmayanti
3. (2001543396) Indira Prameswari Adrianto
4. (2001547311) Adinda Prisilia
5. (2001550672) I Gusti Ayu Laksmi <Ketua> Penulis
6. (2001552702) Stephanie Christabella
Matakuliah Character Building : Pancasila
Binusian 2020
Anggota :
1. (2001539221) Michelle
2. (2001541674) Ariana Savira Rachmayanti
3. (2001543396) Indira Prameswari Adrianto
4. (2001547311) Adinda Prisilia
5. (2001550672) I Gusti Ayu Laksmi <Ketua> Penulis
6. (2001552702) Stephanie Christabella
Pada hari Senin tanggal 7 November 2016 kami melanjutkan
mengajar di Paud Anyelir untuk kali kedua. Tetapi untuk hari Senin, hanya 1
sesi kami mengajar dikarenakan hanya ada grup B yang diajar. Seperti biasa kami
memulai mengajar pada pukul 08.00 pagi. Seperti biasa, bu Ani melakukan
pembacaan doa terlebihi dahulu dan dilanjutkan dengan menanyakan keadaan murid
paud anyelir. Tema yang kami ajarkan masih sama yaitu hewan ternak, tetapi kali
ini kami mengajar mereka membaca dengan mengenalkan nama-nama hewan dan ditulis
di depan papan tulis. Untuk kelompok pengajar pertama, terdiri dari Adinda
Prisilia (2001547311), Stephanie Christabella (2001552702), dan Indira
Prameswari (2001543396). Untuk kelompok pengajar kedua yaitu I Gusti Ayu Laksmi
(2001550672), Michelle (2001539221), dan Ariana Savira (2001541674) mengawasi
anak-anak di belakang. Kemudian mereka membagi kelompok kepada murid paud
anyelir dan memberi nama kelompok dengan nama hewan-hewan. Setelah membagi
kelompok, lalu mereka menggunakan mainan hewan binatang yang akan digunakan ke
anak-anak untuk diperkenalkan dengan sambal bermain tebak-tebakan. Pada pukul
09.00 Bu Ani membaca doa bersama anak-anak dan anak-anak pun beristirahat.
Pada
pukul 09.30 anak-anak masuk kembali ke dalam kelas dan membaca doa bersama Bu
Ani untuk mulai belajar lagi. Lalu kelompok pengajar kedua yang terdiri dari I
Gusti Ayu Laksmi (2001550672), Michelle (2001539221), dan Ariana Savira
(2001541674) lanjut mengajar sampai pukul 10.00. Kami mengajar anak-anak dengan
menggunakan modul connect the dots untuk mengenalkan hewan ternak dan sambil
mengajar berhitung angka dari modul connect the dots tersebut. Kemudian anak –
anak mewarnai modul mereka setelah selesai menyambungkan titik – titiknya. Setelah
kami selesai mengajar kemudian Bu Ani menutup pembelajaran dengan doa dan anak –
anak pun pulang ke rumah masing – masing.
Nilai Pancasila yang diamalkan :
1. Sila pertama - Ketuhanan Yang Maha Esa, setiap memulai dan mengakhiri kegiatan seperti belajar, bermain dan makan selalu membaca doa.
2. Sila kedua - Kemanusiaan yang adil dan beradab, kami merespon anak - anak secara adil sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial dan kami mengajarkan anak - anak untuk saling menghormati dan menyayangi teman, orang tua dan guru yang mengajar. Jika ada anak yang iseng terhadap teman nya, kami mengajarkan mereka untuk minta maaf dan kembali bermain seperti biasa.
3. Sila ketiga - Persatuan Indonesia, dengan perbedaan latar belakang budaya dan agama, kami mengajak mereka bermain bersama agar tidak merasa ada perbedaan diantara mereka.
4. Sila kelima - Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Kami mengajar mereka dengan cara berkeliling agar tidak ada yang merasa tertinggal dan kami mengajarkan untuk mereka untuk saling memaafkan.
Untuk Sila keempat menurut kami belum saatnya diterapkan kepada anak Paud contohnya seperti pemilihan ketua kelas. Hal ini baru bisa mulai diterapkan pada saat sudah memasuki Sekolah Dasar.
Nilai Pancasila yang diamalkan :
1. Sila pertama - Ketuhanan Yang Maha Esa, setiap memulai dan mengakhiri kegiatan seperti belajar, bermain dan makan selalu membaca doa.
2. Sila kedua - Kemanusiaan yang adil dan beradab, kami merespon anak - anak secara adil sehingga tidak menimbulkan kesenjangan sosial dan kami mengajarkan anak - anak untuk saling menghormati dan menyayangi teman, orang tua dan guru yang mengajar. Jika ada anak yang iseng terhadap teman nya, kami mengajarkan mereka untuk minta maaf dan kembali bermain seperti biasa.
3. Sila ketiga - Persatuan Indonesia, dengan perbedaan latar belakang budaya dan agama, kami mengajak mereka bermain bersama agar tidak merasa ada perbedaan diantara mereka.
4. Sila kelima - Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, Kami mengajar mereka dengan cara berkeliling agar tidak ada yang merasa tertinggal dan kami mengajarkan untuk mereka untuk saling memaafkan.
Untuk Sila keempat menurut kami belum saatnya diterapkan kepada anak Paud contohnya seperti pemilihan ketua kelas. Hal ini baru bisa mulai diterapkan pada saat sudah memasuki Sekolah Dasar.









No comments:
Post a Comment